Radartempo.id Pulang Pisau – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pulang Pisau terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui terobosan kreatif. Kali ini, melalui inovasi bertajuk SIJAMALA (Sidik Jari Maja Sakula), Polres Pulang Pisau melakukan aksi jemput bola dengan mengunjungi SMA 2 Kahayan Hilir untuk memberikan pelayanan rekam sidik jari langsung di lingkungan sekolah.
Dalam bahasa daerah setempat, SIJAMALA diartikan sebagai “Sidik Jari Bersilaturahmi ke Sekolah.” Program ini dirancang khusus untuk memberikan kemudahan akses bagi para pelajar. Dengan hadirnya petugas langsung ke lapangan, siswa dapat memperoleh layanan identifikasi secara cepat dan gratis tanpa harus meninggalkan jam pelajaran atau repot datang ke kantor polisi.
Kegiatan ini tidak hanya fokus pada pendataan daktiloskopi, tetapi juga menjadi sarana edukasi dini bagi generasi muda. Personel Satreskrim secara aktif menanamkan kesadaran akan pentingnya data biometrik dan ketaatan hukum sejak bangku sekolah. Para siswa diberi pemahaman bahwa rekaman sidik jari bukan sekadar syarat formalitas untuk pembuatan SIM atau SKCK, melainkan instrumen perlindungan keamanan diri yang sangat vital di masa depan.
Lebih jauh lagi, inovasi ini menjamin keamanan data pribadi para pelajar. Seluruh rekaman sidik jari yang diambil dipastikan terlindungi secara resmi karena langsung terintegrasi ke dalam database nasional Pusident (Pusat Identifikasi) Polri. Dengan demikian, validitas identitas para siswa terjaga dengan baik dalam sistem pengamanan Polri yang terpusat.
Kapolres Pulang Pisau, AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Reskrim AKP Rizky Hidayah Harahap, S.Tr.K., S.I.K., menyampaikan bahwa SIJAMALA merupakan langkah nyata Polri dalam memberikan pelayanan yang lebih dekat dan humanis, khususnya bagi generasi milenial dan Gen Z.
“Kami ingin mengubah stigma bahwa urusan kepolisian itu rumit. Melalui SIJAMALA, kami yang mendatangi siswa. Tujuannya jelas, agar database identitas biometrik masyarakat kita lengkap sejak dini di Pusident Polri,” ujar AKP Rizky.
Ia juga menekankan bahwa sidik jari adalah identitas yang melekat seumur hidup. “Dengan masuknya data mereka ke sistem nasional, ini akan memudahkan mereka di masa depan dalam berbagai urusan administrasi maupun perlindungan keamanan. Kami berharap para siswa merasa lebih aman dan teredukasi dengan kehadiran Polri di sekolah mereka,” pungkasnya.
Melalui SIJAMALA, Polres Pulang Pisau berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya tertib administrasi, tetapi juga memiliki kedekatan emosional dengan Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. (Humasrespulpis)












