BERITA UTAMAHUKRIMPOLRI

Proyek Box Culvert Ketintang Disorot, Tiga Orang Diperiksa Polisi Terkait Dugaan Pengamanan Kabel Telkom

×

Proyek Box Culvert Ketintang Disorot, Tiga Orang Diperiksa Polisi Terkait Dugaan Pengamanan Kabel Telkom

Share this article

Radartempo.id — Surabaya Aktivitas pengamanan kabel di proyek pembangunan box culvert di Jalan Ketintang Baru II A, Surabaya, menjadi sorotan setelah tiga orang diamankan dan masih menjalani pemeriksaan di Polsek Wonokromo terkait dugaan pencurian kabel milik PT Telkom Indonesia.

Berdasarkan informasi di lapangan, para pekerja mengaku berasal dari PT Putri Ratu Mandiri (PRM) dan menyatakan pekerjaan tersebut dilakukan atas arahan Sholahudin Al Ayubbi.

Saat dikonfirmasi, Sholahudin membenarkan bahwa PT PRM menangani pengamanan aset Telkom yang terdampak proyek box culvert. Menurutnya, pekerjaan tersebut telah dilengkapi Nota Dinas (Nodin) dan Surat Izin Masuk Lokasi (Simlok) sebagai dasar pelaksanaan pengamanan aset, bukan untuk penjualan kabel scrap.

Ia juga menjelaskan bahwa petugas pengawas lapangan (Waspang) Telkom sebelumnya telah melakukan pengecekan serta pengukuran kabel. Namun saat aktivitas berlangsung, Waspang disebut tidak berada di lokasi karena sedang mengikuti agenda di Jakarta.

Berdasarkan salinan nota dinas yang diperoleh, pekerjaan PT PRM memang berada di bawah pengawasan Waspang Telkom, yang bertugas mengawasi proses pengamanan aset, melakukan pengukuran kabel, serta menandatangani berita acara sebelum aset dipindahkan.

Meski demikian, tidak adanya Waspang di lokasi saat pekerjaan berlangsung memunculkan pertanyaan mengenai pelaksanaan pengawasan sebagaimana tercantum dalam dokumen tersebut.

Sementara itu, pihak Polsek Wonokromo membenarkan tiga orang telah diamankan dan saat ini masih diperiksa untuk memastikan apakah aktivitas tersebut telah sesuai dengan izin yang diberikan atau terdapat unsur tindak pidana.

Ramai dibaca :  Diduga Gelapkan Hak, Seorang Wartawan Somasi Oknum Pengacara

Hingga berita ini diterbitkan, penyidik masih melakukan pendalaman. Awak media juga masih menunggu klarifikasi resmi dari PT Telkom Indonesia terkait status pekerjaan, mekanisme pengamanan aset, serta pengawasan petugas di lokasi proyek.

 

Moch.fuad

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Konten dilindingi !!