KRIMINALPOLRI

Curanmor Masih Mengancam di Surabaya Utara, Motor Pengunjung Warkop Raib Terekam CCTV

×

Curanmor Masih Mengancam di Surabaya Utara, Motor Pengunjung Warkop Raib Terekam CCTV

Share this article

Radartempo.id — Surabaya  Gelombang kejahatan pencurian kendaraan bermotor atau curanmor masih menjadi perhatian serius di wilayah Surabaya Utara. Salah satu peristiwa yang menyita perhatian terjadi di kawasan Jalan Kedung Mangu, Kecamatan Kenjeran, ketika seorang pengunjung warung kopi kehilangan kendaraannya hanya dalam waktu singkat, Jumat (15/05/2026).

Kejadian tersebut menimpa M. Lutfi Maulidi (22), warga Jalan Bulak Banteng Wetan 2-A Nomor 3, Surabaya. Saat itu, Lutfi mengendarai sepeda motor Honda Scoopy berwarna krem cokelat bernomor polisi L-6910-QV untuk bertemu temannya di Warung Kopi Akor.

Tanpa rasa curiga, korban memarkirkan kendaraannya sebelum masuk ke area warung kopi. Namun saat hendak pulang, motor miliknya sudah tidak berada di lokasi parkir.

“Saat hendak pulang, saya mendapati tempat parkir kosong. Saya telah berkeliling mencari ke seputaran lokasi, namun kendaraan itu sudah tidak terlihat lagi,” ujar Lutfi.

Beruntung, aksi pelaku terekam kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian. Dalam rekaman tersebut terlihat seorang pria mengenakan jaket hitam dan topi putih bertindak tenang saat membawa kabur kendaraan korban.

Tidak tinggal diam, korban bersama rekannya segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Kenjeran. Laporan resmi tercatat dengan nomor LP/B/152/V/2026/SPKT/POLSEK KENJERAN/POLRES PELABUHAN TG. PERAK/POLDA JAWA TIMUR pada Jumat, 15 Mei 2026 pukul 23.30 WIB.

Selain laporan polisi, korban juga menyerahkan rekaman CCTV sebagai barang bukti guna membantu proses identifikasi pelaku.

Ramai dibaca :  Rio Pangestu Menjambak Rambut Istri Menjalani Sidang KDRT di PN Surabaya

Secara materiil, korban mengaku mengalami kerugian sekitar Rp17 juta. Bagi Lutfi, kendaraan tersebut bukan sekadar alat transportasi, melainkan hasil kerja keras yang dikumpulkan selama bertahun-tahun.

“Untuk memiliki kendaraan kembali seperti ini, saya harus memulai menabung dari awal lagi selama beberapa tahun ke depan,” tuturnya.

Kini, korban berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap kasus tersebut dan menangkap pelaku curanmor yang aksinya meresahkan masyarakat.

“Saya hanya bisa berharap dan berpasrah diri. Semoga aparat kepolisian segera mengambil langkah dan menemukan pelaku, agar motor saya kembali ke tangan saya,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, penyidik Polsek Kenjeran masih mendalami rekaman CCTV dan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap identitas pelaku.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat memarkir kendaraan, termasuk menggunakan pengaman tambahan seperti kunci ganda meskipun hanya meninggalkan kendaraan dalam waktu singkat.

 

Moch.fuad

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Konten dilindingi !!