BERITA UTAMADaerahPEMERINTAHAN

Resmi Dilantik, DPD Matra Surabaya Tegaskan Sikap Independen dan Haramkan Politik Praktis Posted on 11 Oktober 2026 by Redaksi

×

Resmi Dilantik, DPD Matra Surabaya Tegaskan Sikap Independen dan Haramkan Politik Praktis Posted on 11 Oktober 2026 by Redaksi

Share this article

Radartempo.id — SURABAYA Dewan Pimpinan Daerah Masyarakat Adat Nusantara (DPD Matra) Kota Surabaya resmi melantik kepengurusan baru masa bakti 2026–2031. Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat ini digelar di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Surabaya, Sabtu (10/10/2026).

Pelantikan ini menjadi tonggak awal bagi kepengurusan baru untuk memperkuat pelestarian adat, menjaga warisan leluhur, serta menanamkan nilai-nilai kebudayaan Nusantara kepada generasi muda di Kota Pahlawan.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Himne Matra, yang dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) kepengurusan oleh Sekretaris DPW Matra Jawa Timur, RAyT Deasy Arista Mahadewi.

Prosesi pengambilan sumpah jabatan dipandu langsung oleh Ketua DPW Matra Jawa Timur, KPP Srie Soeputro Jowo Uja Ciptonagoro, yang akrab disapa Mas Abi. Rangkaian acara kemudian diteruskan dengan penyematan tanda jabatan serta penyerahan bendera pataka sebagai simbol amanah organisasi.

Usai doa lintas agama, pengurus melakukan aksi simbolis berupa penanaman pohon Jampinang atau pohon Pancasila di samping Gedung GNI. Aksi ini menjadi wujud nyata komitmen organisasi terhadap nilai kebangsaan, persatuan, dan kelestarian lingkungan.

Matra Bukan Kendaraan Politik Praktis

Dalam pengarahannya, Ketua DPW Matra Jatim, Mas Abi, memberikan penegasan keras terkait netralitas organisasi. Ia menekankan bahwa Masyarakat Adat Nusantara harus tetap berdiri sebagai lembaga independen dan tidak boleh dijadikan kendaraan kepentingan politik praktis.

Ramai dibaca :  IAWP 2026, Polwan Indonesia Perkuat Wawasan dan Jejaring Internasional Hadapi Kejahatan Perdagangan Orang

Mas Abi menjelaskan, setiap pengurus maupun anggota memang memiliki hak politik yang sah sebagai warga negara. Namun, hak tersebut wajib dijalankan atas nama pribadi, bukan dengan membawa-bawa nama organisasi atau memanfaatkan adat dan budaya demi kepentingan politik tertentu.

“Matra bukan politik. Jangan sampai organisasi ini dibawa ke ranah politik. Kalau secara pribadi pengurus atau anggota ingin berpolitik, silakan. Namun, jangan membawa organisasi dan adat ke dalam kepentingan politik,” tegas Mas Abi.

Menurutnya, adat dan budaya Nusantara adalah warisan sejarah yang berakar panjang. Oleh karena itu, kesuciannya harus dijaga dari berbagai kepentingan yang berpotensi menggeser tujuan utama pelestarian budaya.

Mas Abi juga mengingatkan agar pelestarian tradisi tidak dicampuradukkan dengan praktik klenik yang tidak jelas landasannya. Ia mendorong adanya kajian akademis dan ilmiah agar masyarakat dapat memahami sejarah serta filosofi kebudayaan secara tepat.

“Sikap Matra harus ada di hati. Tidak ada iri dan tidak ada benci,” tambahnya saat mengajak keluarga besar Matra merawat persaudaraan yang tulus.

Komitmen Bersinergi Membangun Kota Pahlawan

Sementara itu, Ketua DPD Matra Kota Surabaya yang baru dilantik, Eko Suwono, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukung jalannya acara.

Ucapan terima kasih ia sampaikan kepada jajaran DPW Matra Jatim, Bakesbangpol, Disbudporapar Kota Surabaya, TNI-Polri setempat (Polsek dan Koramil Bubutan), serta perwakilan Brigif Pasmar.

Ramai dibaca :  Peringati Isra Mi’raj 1447 H, Kapolres Pulang Pisau Ajak Personel Perkuat Iman dan Kemanusiaan

Berdasarkan SK DPW Matra Jawa Timur Nomor 21/SK-DPD/DPW MATRA JATIM/X/2026, berikut adalah susunan inti kepengurusan DPD Matra Kota Surabaya periode 2026–2031:

Ketua: Eko Suwono
Wakil Ketua: Hari Poernomo, MA.
Sekretaris: Zaenal Mahmudi
Wakil Sekretaris: Dany Samsurya Kurniawan
Bendahara: Sri Sumargiah Agustini
Wakil Bendahara: Lilla Asih Wulandari
Penasihat: Yunus Karyanto, Sukariyo, dan Tjandra Sudarmanto.
Struktur kepengurusan ini juga diperkuat oleh unsur Pelindung yang mencantumkan Wali Kota Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, DanDim 0830 Surabaya, Kepala Kejaksaan Tinggi Surabaya, serta Ketua DPRD Kota Surabaya. Sementara unsur Pembina diisi oleh jajaran Kepala Dinas terkait dan Ketua PKK Kota Surabaya.

Dengan nakhoda baru ini, Eko Suwono berharap Matra Surabaya dapat membangun sinergi yang kokoh dengan pemerintah daerah dan berbagai komunitas lokal. Ia menargetkan program kerja ke depan tidak sekadar seremonial, melainkan aksi nyata yang mampu menumbuhkan rasa bangga generasi muda terhadap kekayaan budaya Nusantara.

 

Moch.fuad

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Konten dilindingi !!