POLRI

Polrestabes Surabaya Bongkar Penyekapan WN Jepang, Terungkap Jaringan Scamming Internasional Bermarkas di Surabaya

×

Polrestabes Surabaya Bongkar Penyekapan WN Jepang, Terungkap Jaringan Scamming Internasional Bermarkas di Surabaya

Share this article

Radartempo.id — SURABAYA  Polrestabes Surabaya berhasil mengungkap kasus penyekapan warga negara asing asal Jepang yang kemudian membuka tabir dugaan jaringan penipuan daring (online scamming) internasional yang beroperasi di Kota Pahlawan.

Kasus ini bermula dari laporan staf Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya yang menerima informasi adanya warga negara Jepang menjadi korban penculikan dan penyekapan di wilayah Surabaya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Satreskrim Polrestabes Surabaya langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan intensif hingga akhirnya menggerebek sebuah rumah di kawasan Jalan Dharmahusada Permai, Kecamatan Mulyorejo.

Dalam penggerebekan itu, polisi menemukan dua WNA Jepang yang diduga menjadi korban penyekapan. Selain itu, petugas juga mengamankan sembilan orang lainnya yang terdiri dari tiga WNA asal China, empat WNA Jepang, dan dua warga negara Indonesia.(WNI)

Tak hanya itu, aparat turut menemukan sejumlah perangkat elektronik yang diduga digunakan untuk aktivitas online scamming atau penipuan siber lintas negara.

Dari hasil pemeriksaan awal, rumah tersebut diketahui telah disewa selama kurang lebih dua tahun oleh seorang WNI berinisial E. Polisi kemudian berhasil menangkap tersangka E di wilayah Surabaya.

Kepada penyidik, tersangka mengaku memiliki lokasi lain yang diduga digunakan sebagai tempat operasional kedua di kawasan Jalan Embong Kenongo. Namun saat petugas mendatangi lokasi tersebut, bangunan sudah dalam keadaan kosong.

Karena kasus ini melibatkan jaringan lintas negara, Polrestabes Surabaya kini menjalin koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Imigrasi, Konsulat Jenderal Jepang, Tim Intel Polri, hingga aparat penegak hukum internasional dari Jepang, China, dan Amerika Serikat.

Ramai dibaca :  Gerakan Tanam Pohon, Polres Bondowoso Hijaukan Bukit Bintang

Polisi menduga jaringan ini merupakan bagian dari sindikat kejahatan siber internasional yang memanfaatkan Indonesia sebagai basis operasional penipuan online.

“Kami terus berkomunikasi dengan mitra penegak hukum internasional untuk mengungkap tuntas praktik kejahatan internasional yang beroperasi di sini,” ujar perwakilan Polrestabes Surabaya saat konferensi pers.

Saat ini, penyidik masih terus mendalami peran tersangka E serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan kriminal internasional tersebut.

 

Moch.fuad

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Konten dilindingi !!