BERITA UTAMADaerahHUKRIMKRIMINALTAG

Pamit Keanaknya Pergi Mencari Rumput, Warga Karang Penang Berakhir Tewas di Waduk

×

Pamit Keanaknya Pergi Mencari Rumput, Warga Karang Penang Berakhir Tewas di Waduk

Share this article

RADARTEMPO.ID SAMPANG — Warga Desa Tlambah, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, digegerkan dengan penemuan seorang lansia yang ditemukan meninggal dunia di sebuah waduk pada Rabu (28/1/2026) siang. Korban diketahui bernama Sarima al B. Munarji (70), seorang petani asal Dusun Angsana Barat, Desa Tlambah.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 14.20 WIB, saat warga menemukan tubuh korban di waduk Desa Tlambah, berjarak sekitar dua kilometer dari rumah korban. Informasi itu segera menyebar dan dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Kronologi bermula pada Senin (26/1/2026) sekitar pukul 16.00 WIB, ketika korban berpamitan kepada anaknya, Abdurrosid, untuk mencari rumput sebagai pakan ternak. Namun hingga larut malam, korban tidak kunjung pulang ke rumah.

Merasa khawatir, pihak keluarga bersama warga sekitar melakukan pencarian secara mandiri, namun tidak membuahkan hasil. Keesokan harinya, Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 12.00 WIB, keluarga korban resmi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Karang Penang, yang kemudian langsung melakukan upaya pencarian lanjutan.

Pencarian berakhir pada Rabu siang, setelah korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di waduk. Proses evakuasi dilakukan oleh keluarga bersama warga, sebelum jenazah dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan dan dimakamkan.

Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, membenarkan peristiwa tersebut dan memastikan bahwa kejadian ini murni musibah.
“Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan dan keterangan keluarga, korban diduga meninggal dunia akibat tenggelam di waduk. Pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi,” ujar AKP Eko Puji Waluyo.

Ramai dibaca :  2699, Personel Gabungan Polrestabes Surabaya Amankan Derby Jatim Persebaya vs Persik di Gelora Bung Tomo

Ia menambahkan, Polsek Karang Penang telah melakukan sejumlah langkah penanganan, mulai dari mendatangi lokasi kejadian, membantu proses evakuasi, berkoordinasi dengan pihak keluarga, hingga pembuatan surat pernyataan penolakan otopsi atas permintaan ahli waris.

“Seluruh prosedur telah kami lakukan sesuai ketentuan, dan keluarga korban telah menandatangani surat pernyataan tidak akan menuntut pihak mana pun,” tegasnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama saat beraktivitas di sekitar perairan, guna menghindari kejadian serupa di kemudian hari.

Red T

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Konten dilindingi !!