RADARTEMPO.ID SAMPANG — Forum Masyarakat Camplong mengungkapkan kekecewaannya terhadap Komisi II DPRD Sampang yang kembali menunda agenda audiensi tanpa alasan yang jelas. Audiensi tersebut sebelumnya diajukan untuk membahas sejumlah persoalan yang terjadi di lingkungan pabrik PT Garam di Desa Sejati, Kecamatan Camplong.
Namun ketua komisi 2 meminta agar surat diperbaiki dan di tunda pada minggu depannya lagi. Setelah itu FMC melayangkan surat yang kedua kali namun komisi 2 beralasan bahwa seluruh ruangan di pakai rapat pansus dan meminta di tunda pada senin mendatang. Namun hingga saat ini setelah FMC mencoba mengkonfirmasi ke staf komisi 2 dan salah satu anggota komisi 2 DPRD sampang juga belum ada kepastian. Stafnya hanya menjawab masih ingin dikoordinasikan lagi dengan ketua komisi 2.
Menurut perwakilan forum, permohonan audiensi telah diajukan sejak beberapa waktu lalu. Namun hingga kini, agenda tersebut tercatat telah mengalami penundaan sebanyak tiga kali tanpa adanya kepastian jadwal baru dari pihak DPRD.
“Kami hanya ingin kejelasan dan ruang untuk menyampaikan aspirasi masyarakat terkait permasalahan di PT Garam. Tapi sampai sekarang selalu ditunda tanpa alasan yang transparan,” ujar salah satu anggota forum.
Situasi ini memicu dugaan di tengah masyarakat adanya ketidakberesan dalam proses penjadwalan audiensi. Bahkan, muncul spekulasi adanya dugaan kedekatan atau “kongkalikong” antara oknum di Komisi II DPRD Sampang dengan pihak perusahaan PT Garam di wilayah tersebut.
Forum Masyarakat Camplong menegaskan akan terus mendorong transparansi dan meminta DPRD Sampang segera menjadwalkan ulang audiensi secara terbuka












