Tanah Laut – Setelah melalui proses pengukuran yang cermat dan penuh ketelitian, pembangunan Jembatan Garuda di Desa Handil Labuan Amas, Kecamatan Bumi Makmur, Kabupaten Tanah Laut kembali memasuki tahapan krusial.
Personel Kodim 1009/Tanah Laut kini mulai merakit gelagar, besi penggantung, dan hanger yang akan menjadi penghubung utama antara kabel utama dengan lantai jembatan, Minggu (05/07/2026).
Di bawah terik matahari, suara gerinda, palu, dan mesin las silih berganti memecah kesunyian lokasi pembangunan. Satu per satu material baja disusun, disejajarkan, lalu dirakit sesuai ukuran yang sebelumnya telah dipastikan presisi. Tidak ada ruang untuk kesalahan, karena setiap milimeter akan menentukan kekuatan dan keseimbangan konstruksi jembatan nantinya.
Gelagar yang akan menopang lantai jembatan disiapkan bersamaan dengan besi penggantung dan hanger. Seluruh komponen dirakit secara bertahap sebelum dipasang pada struktur utama. Ketelitian menjadi kunci utama agar seluruh rangkaian konstruksi mampu bekerja sebagai satu kesatuan yang kokoh dan aman.
Meski pekerjaan menuntut tenaga ekstra dan konsentrasi tinggi, semangat personel Kodim 1009/Tanah Laut tak pernah surut. Dengan mengedepankan semangat gotong royong, setiap tahapan dikerjakan demi memastikan pembangunan Jembatan Garuda terus bergerak menuju penyelesaian.
Perakitan komponen ini menjadi penanda bahwa wujud Jembatan Garuda semakin nyata. Sedikit demi sedikit, kerja keras yang telah dicurahkan selama berminggu-minggu mulai memperlihatkan hasil, membawa harapan baru bagi masyarakat yang selama ini menantikan hadirnya akses penghubung yang lebih aman, nyaman, dan mampu memperlancar aktivitas sehari-hari. (Pendim 1009/Tla)












