RADARTEMPO.ID JAKARTA – Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat sinergi dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) melalui pemberian hibah tanah dan bangunan untuk pengembangan kelembagaan BNN di daerah.
Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi antara Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto bersama jajaran pejabat tinggi BNN dengan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo beserta para kepala daerah dari lima kabupaten di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (15/7/2026).
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Bupati Barito Timur M. Yamin, Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong, Bupati Katingan Saiful, Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan Bahrun Abbas yang mewakili Bupati Seruyan.
Dalam audiensi itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama pemerintah kabupaten menyatakan komitmen mendukung penguatan kelembagaan BNN melalui hibah aset berupa tanah dan bangunan. Dukungan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas sarana dan prasarana BNN sehingga pelayanan kepada masyarakat serta pelaksanaan tugas pemberantasan narkotika di daerah dapat berjalan lebih optimal.
Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto mengapresiasi langkah nyata pemerintah daerah yang dinilai menjadi bukti kuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.
“Dukungan pemerintah daerah melalui pemberian hibah tanah dan bangunan merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam memperkuat kelembagaan BNN. Kolaborasi ini diharapkan semakin meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas BNN dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkotika,” ujar Suyudi.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah H. Edy Pratowo mengatakan, luas wilayah dan posisi strategis Kalimantan Tengah menjadikan daerah tersebut memiliki tingkat kerawanan terhadap peredaran narkotika. Karena itu, penguatan kehadiran BNN di daerah dinilai menjadi kebutuhan yang mendesak.
Menurutnya, keberadaan kantor BNN di lima kabupaten akan memperkuat upaya pencegahan, pemberantasan, rehabilitasi, serta pemberdayaan masyarakat dalam memerangi penyalahgunaan narkotika.
Melalui kerja sama ini, BNN berharap kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan pemerintah kabupaten terus diperkuat guna mewujudkan pelaksanaan Program P4GN yang semakin efektif serta mendukung terwujudnya Indonesia yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
RADARTEMPO.ID












