Pulang Pisau – Kepolisian Resor (Polres) Pulang Pisau mulai bergerak cepat menjaring minat putra-putri daerah untuk bergabung menjadi bagian dari Korps Bhayangkara. Melalui Panitia Bantuan Penerimaan (Pabanrim), Polres Pulang Pisau menggelar sosialisasi penerimaan terpadu anggota Polri Tahun Anggaran 2026 di SMAN 2 Kahayan Tengah, Rabu (11/02/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran utuh mengenai jalur pengabdian melalui Polri, mulai dari jalur SIPSS, Taruna/i Akpol, Bintara, hingga Tamtama Polri.
Dalam sosialisasi tersebut, tim dari Bag SDM Polres Pulang Pisau memaparkan secara detail terkait persyaratan umum dan khusus, serta tahapan tes yang harus dilalui. Para pelajar juga diperkenalkan dengan berbagai kebijakan dan inovasi terbaru dalam proses seleksi tahun 2026 untuk mempermudah calon pendaftar.
Kapolres Pulang Pisau AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., melalui Kabag SDM AKP Junedinoto, menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah awal untuk menjaring animo pendaftar sebanyak-banyaknya dari Kabupaten Pulang Pisau.
“Kami ingin putra-putri terbaik dari Bumi Handep Hapakat mempersiapkan diri sejak dini. Melalui sosialisasi ini, kami memberikan panduan lengkap mengenai tata cara pendaftaran mandiri melalui website resmi agar siswa tidak kesulitan saat pendaftaran dibuka nanti,” ujar Kabag SDM.
Satu hal yang ditekankan dalam sosialisasi ini adalah integritas proses seleksi. Kabag SDM menegaskan bahwa seluruh tahapan rekrutmen dilakukan dengan memegang teguh prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).
Beliau juga menambahkan bahwa Bag SDM Polres Pulang Pisau memfasilitasi para pendaftar melalui program pembinaan khusus.
“Kami membuka Program Pembinaan dan Pelatihan bagi calon pendaftar. Ini adalah bentuk dukungan kami agar anak-anak kita lebih siap secara fisik maupun akademik. Kami tegaskan kembali bahwa masuk Polri tidak dipungut biaya atau gratis,” tambah AKP Juned.
Selain memberikan informasi teknis dan pembagian brosur, kehadiran personel Polres Pulang Pisau juga membawa misi motivasi. Para siswa didorong untuk disiplin menjaga kesehatan dan menjauhi perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri, seperti terlibat kenakalan remaja atau penyalahgunaan narkoba.
Kepala Sekolah SMAN 2 Kahayan Tengah mengapresiasi langkah jemput bola ini. Menurutnya, penjelasan langsung dari Kabag SDM dan tim sangat membantu siswa dalam menentukan arah masa depan mereka dan mempermudah proses pendaftaran secara mandiri.
Dengan sosialisasi yang masif ini, diharapkan jumlah pendaftar dari Kabupaten Pulang Pisau meningkat signifikan, guna mencetak generasi Polri yang unggul dan kompetitif di masa depan. (Humasrespulpis)












