BERITA UTAMADaerahKesehatanTNI POLRIUncategorized

Polsek Jrengik Tutup Total Jalur Kotah-Tambelangan untuk Pengecoran Jalan, Pengendara Dialihkan

×

Polsek Jrengik Tutup Total Jalur Kotah-Tambelangan untuk Pengecoran Jalan, Pengendara Dialihkan

Share this article
Foto: Polsek Jrengik Tutup Total Jalur Kotah-Tambelangan untuk Pengecoran Jalan, Pengendara Dialihkan

RADARTEMPO.ID Sampang – Akses mobilitas masyarakat di wilayah perbatasan Kecamatan Jrengik kini mengalami perubahan sementara. Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Jrengik resmi mengumumkan penutupan arus lalu lintas di ruas jalan raya yang menghubungkan Desa Kotah menuju Kecamatan Tambelangan. Kebijakan ini diambil menyusul adanya proyek perbaikan infrastruktur yang mendesak di kawasan tersebut. Jumat (26/12/2025) malam.

​Kapolsek Jrengik menyatakan bahwa langkah ini mulai diberlakukan pada Kamis malam, 25 Desember 2025, tepat pukul 18.40 WIB. Penutupan dilakukan secara menyeluruh terhadap kendaraan roda dua maupun roda empat guna memberikan ruang bagi alat berat dan material bangunan.
“Hal ini dilakukan demi menjamin kualitas pengerjaan jalan agar hasil yang didapatkan maksimal dan tahan lama.”ujarnya

​Penyebab utama penutupan ini adalah adanya pekerjaan teknis berupa pengecoran jalan di sepanjang titik strategis Desa Kotah. Kerusakan jalan yang sebelumnya sering dikeluhkan warga menjadi alasan pemerintah setempat untuk segera melakukan perbaikan permanen.

Dengan metode pengecoran, diharapkan akses transportasi di masa depan akan lebih lancar dan aman bagi pengguna jalan.
​Berdasarkan estimasi teknis di lapangan, proses pengerjaan hingga pengerasan beton ini diprediksi akan memakan waktu kurang lebih tiga hingga lima hari ke depan. Selama kurun waktu tersebut, jalur utama tidak dapat dilalui sama sekali.

Pihak kepolisian pun meminta masyarakat untuk maklum atas ketidaknyamanan yang muncul akibat gangguan arus lalu lintas ini.

Ramai dibaca :  Beraksi Belasan Kali, Polres Kediri Kota Ungkap Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak

​Guna mengantisipasi terjadinya penumpukan kendaraan dan kemacetan total, Polsek Jrengik telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas. Para pengendara yang datang dari arah Jrengik maupun Tambelangan dihimbau untuk tidak memaksakan diri melintasi jalur Kotah. Petugas di lapangan telah disiagakan untuk mengarahkan pengguna jalan ke rute-rute yang telah ditentukan.

​Terdapat dua jalur alternatif yang dapat digunakan oleh pengendara, yakni melalui jalur Desa Lomaer atau melintasi wilayah Kecamatan Kedungdung. Kedua jalur ini dinilai paling efektif untuk memecah kepadatan, meskipun pengendara harus menempuh jarak yang sedikit lebih jauh dibandingkan jalur utama.

Sosialisasi melalui papan penunjuk arah juga mulai dipasang di titik-titik persimpangan.
​Kapolsek Jrengik menegaskan bahwa personelnya akan tetap berjaga di lokasi selama 24 jam penuh untuk menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

“Tugas pengamanan ini meliputi pengaturan lalu lintas di mulut jalan yang ditutup serta pengawasan terhadap material proyek. Hal ini merupakan bentuk amanah institusi Polri dalam memberikan pelayanan dan perlindungan bagi warga.”tegasnya

​Pihak kepolisian juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jalan yang aktivitasnya terganggu. Masyarakat diminta untuk tetap kooperatif dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.

Setelah proses pengecoran selesai dan beton dinyatakan kuat untuk dilalui, jalur raya Kotah – Tambelangan akan segera dibuka kembali secara normal.

Red T

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Konten dilindingi !!