Radartempo.id — SAMPANG Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) terjadi di Jalan Raya Desa Banjar Talelah, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Rabu (11/8/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.
Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Honda Vario bernomor polisi M-4295-CH dan kendaraan pikap bernomor polisi AG-9077-AH. Akibat kejadian itu, satu orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka-luka.
Berdasarkan laporan Unit Gakkum Laka Satlantas Polres Sampang, pengendara sepeda motor Vario, Syawalia Diva Azizah, mengalami luka berat dan sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas Camplong. Namun, korban kemudian dinyatakan meninggal dunia.
Sementara itu, penumpang sepeda motor, Raisya Faradila, mengalami luka-luka dan menjalani perawatan di Puskesmas Camplong.
Kendaraan pikap diketahui dikemudikan Ahmad Murtadlo Sabilly. Dalam kecelakaan tersebut, tidak dilaporkan adanya korban meninggal dunia dari pihak pengemudi pikap.
Diduga Mendahului Truk
Kecelakaan bermula ketika sepeda motor Vario yang dikendarai Syawalia Diva Azizah dengan membonceng Raisya Faradila melaju dari arah timur menuju barat.
Saat tiba di lokasi kejadian, sepeda motor tersebut diduga hendak mendahului kendaraan truk. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan, yakni barat menuju timur, melaju kendaraan pikap AG-9077-AH.
Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat dan ruang untuk menghindar tidak mencukupi, terjadi tabrakan depan.
Petugas Satlantas Polres Sampang kemudian mendatangi lokasi, melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP), mencari keterangan saksi, serta mengamankan barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Dalam laporan tersebut, kerugian material akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp4 juta.
Satlantas Imbau Pengendara Lebih Waspada
Kasat Lantas Polres Sampang AKP Sulaiman, S.H. melalui Unit Gakkum Laka mengimbau seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, khususnya ketika melintas di jalur yang rawan kecelakaan.
Pengendara juga diminta mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan petunjuk petugas di lapangan. Selain itu, pengemudi yang mengalami kelelahan, mengantuk, atau tidak dalam kondisi prima dianjurkan beristirahat di tempat yang aman sebelum kembali melanjutkan perjalanan.
Satlantas Polres Sampang juga terus melakukan upaya preemtif melalui sosialisasi keselamatan berlalu lintas, pembagian brosur, penyampaian imbauan melalui berbagai media, serta teguran terhadap pengguna jalan yang melakukan pelanggaran.
Untuk langkah preventif, petugas melaksanakan patroli di sejumlah kawasan yang dianggap rawan kecelakaan, termasuk patroli blue light pada malam hari.
Polres Sampang kembali mengingatkan masyarakat untuk mengutamakan keselamatan selama berkendara.
Moch.fuad












