RADARTEMPO.ID SURABAYA – Senyum seorang ibu yang memeluk bayinya saat menyusui menyimpan harapan besar bagi masa depan. Di balik setiap tetes Air Susu Ibu (ASI), tersimpan kasih sayang, pengorbanan, sekaligus investasi berharga untuk melahirkan generasi yang sehat dan kuat.
Momentum itulah yang disampaikan Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, S.H.I., S.Sos.I., M.E.I., saat memperingati Pekan ASI Sedunia 2026 yang berlangsung pada 1–7 Agustus. Senator yang akrab disapa Ning Lia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung para ibu dalam memberikan ASI eksklusif kepada buah hati mereka.
“Bagi saya, menyusui bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan gizi bayi, tetapi juga tentang memberikan cinta, rasa aman, dan awal kehidupan terbaik bagi seorang anak. Karena itu, ibu tidak boleh berjalan sendiri. Mereka membutuhkan dukungan dari keluarga, lingkungan kerja, tenaga kesehatan, hingga pemerintah,” ujar Lia, Senin (3/8/2026).
Menurutnya, tema Pekan ASI Sedunia tahun ini, “Bekerja Bersama untuk Keberlangsungan Pemberian ASI”, mengingatkan bahwa keberhasilan menyusui merupakan hasil dari kebersamaan, bukan semata tanggung jawab seorang ibu.
Lia menilai, dukungan sederhana dari suami, keluarga, maupun tempat kerja dapat menjadi penyemangat bagi ibu untuk tetap memberikan ASI secara eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi.
“Ketika seorang ibu merasa didukung, ia akan lebih tenang dan percaya diri dalam menyusui. Dampaknya bukan hanya dirasakan bayi, tetapi juga keluarga dan masa depan bangsa,” katanya.
Ia juga mengajak perusahaan, instansi pemerintah, dan berbagai pihak untuk terus menghadirkan lingkungan yang ramah bagi ibu menyusui, termasuk menyediakan ruang laktasi yang layak dan kebijakan yang berpihak pada keluarga.
“Perempuan tidak seharusnya dihadapkan pada pilihan antara mengasuh anak atau berkarier. Keduanya bisa berjalan berdampingan jika lingkungan memberikan dukungan,” tuturnya.
Di akhir pesannya, Ning Lia menyampaikan apresiasi kepada seluruh ibu yang terus berjuang memberikan ASI bagi buah hati mereka.
“Terima kasih kepada seluruh ibu yang dengan penuh kasih sayang memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya. Semoga semakin banyak bayi Indonesia memperoleh haknya untuk mendapatkan ASI eksklusif, sehingga tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
(Anil)












