Radartempo.id — SURABAYA Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang bersama Dinas Pengelolaan Air Bersih dan Lingkungan Hidup serta berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya, secara resmi mengumumkan pelaksanaan penutupan akses sementara di Jalan Kedung Mangu Timur, Surabaya. Langkah ini diambil sehubungan dengan dimulainya proyek pembangunan saluran drainase tipe U-Ditch yang bertujuan untuk memperbaiki sistem pengaliran air dan mengurangi risiko genangan air di wilayah tersebut saat musim hujan tiba.
Berdasarkan informasi resmi yang tertuang dalam papan pengumuman yang telah dipasang di lokasi, penutupan akses jalan ini akan berlaku mulai tanggal 16 Juli 2026 dan berlangsung hingga 21 September 2026, dengan rentang waktu pelaksanaan pekerjaan setiap hari pada pukul 21.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB keesokan harinya. Pemilihan jam kerja malam hari ini dilakukan dengan pertimbangan agar tidak terlalu mengganggu kelancaran arus lalu lintas pada jam-jam sibuk di siang hari yang padat aktivitas warga maupun kendaraan yang melintas di wilayah tersebut.
Dalam pernyataan resminya, pihak penyelenggara pekerjaan menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pengguna jalan dan warga sekitar atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat penutupan sementara ini. Pekerjaan pembangunan saluran U-Ditch ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemkot Surabaya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pengelolaan air, mencegah terjadinya banjir lokal, serta memperbaiki aliran air agar lebih lancar dan teratur demi kenyamanan dan keselamatan warga dalam jangka panjang.
Mengingat akses jalan akan tertutup sepenuhnya pada jam-jam yang ditentukan, pihak kepolisian dan panitia pelaksana sangat menghimbau kepada seluruh pengendara kendaraan bermotor maupun kendaraan tidak bermotor yang hendak melintas di Jalan Kedung Mangu Timur untuk menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan selama masa pelaksanaan pekerjaan berlangsung. Pengaturan lalu lintas akan dibantu oleh petugas kepolisian dan petugas pengatur lalu lintas lapangan di titik-titik persimpangan sekitar untuk membantu mengarahkan pergerakan arus kendaraan agar tetap aman dan tertib.
Pemerintah Kota Surabaya juga memastikan bahwa seluruh proses pekerjaan akan dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan dengan mengutamakan kualitas dan keamanan, serta berharap dukungan dan pengertian dari seluruh masyarakat sekitar maupun pengguna jalan demi kelancaran proyek pembangunan yang bermanfaat ini. Jika tidak ada kendala yang menghambat pelaksanaan, maka akses jalan akan dibuka kembali secara penuh pada tanggal 21 September 2026 setelah seluruh tahapan pekerjaan selesai dikerjakan dan diperiksa kelayakannya.
Moch.fuad












