BERITA UTAMADaerahHUKRIMInternasionalKesehatanKRIMINALOlahragaTeknologiTNI POLRIUncategorized

Terekam CCTV, Warga Gresik Dianiaya OTK Saat Antre BBM di SPBU Sembayat

×

Terekam CCTV, Warga Gresik Dianiaya OTK Saat Antre BBM di SPBU Sembayat

Share this article

GRESIK || Radartempo.id – Aksi penganiayaan kembali terjadi di ruang publik. Seorang pria di Kabupaten Gresik menjadi korban amukan orang tak dikenal (OTK) saat sedang mengantre pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Desa Sembayat, Kecamatan Manyar, Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Peristiwa tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) dan disaksikan sejumlah warga di lokasi.

Korban diketahui bernama Imam Lutfi (37), warga Desa Karangrejo, Kecamatan Manyar. Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka memar pada wajah dan leher, terutama di bagian bola mata kiri, serta nyeri di punggung akibat tendangan pelaku.

Berdasarkan keterangan korban, kejadian bermula ketika ia tengah mengantre untuk membeli BBM jenis pertalite. Secara tiba-tiba, seorang pria yang berada di depannya menghampiri korban. Tanpa diduga, pelaku yang mengenakan kaos hitam, topi, dan celana pendek itu langsung melontarkan tudingan dan melakukan kekerasan fisik.
“Saya tidak tahu masalahnya apa, saya juga tidak kenal orang itu. Tiba-tiba dia menghampiri dan bilang, ‘Kenapa kamu lihat-lihat saya sambil melotot?’ Padahal saya hanya antre beli pertalite. Setelah itu dia langsung memukul dan menendang saya,” ujar Imam Lutfi.

Korban mengungkapkan, selama kejadian dirinya tidak melakukan perlawanan dan hanya berusaha melindungi diri. Namun, pelaku tetap memukul dan menendang korban berulang kali hingga tersungkur di hadapan para saksi.
“Saya dipukul dan ditendang berkali-kali, saya tidak melawan. Setelah kejadian, saya langsung meminta rekaman CCTV dan melapor ke polisi,” tambahnya.

Ramai dibaca :  Gubernur dan Kapolda Jatim Resmikan Sarana Prasarana SMAN 2 Taruna Bhayangkara di Banyuwangi

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Manyar, Ipda Syaiful Rokhim, membenarkan adanya laporan penganiayaan tersebut. Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas pelaku.
“Benar, korban sudah melapor dan saat ini kasusnya sedang kami tindak lanjuti,” tegasnya.
Menurut Ipda Syaiful, sejumlah langkah telah dilakukan oleh kepolisian, di antaranya mengamankan rekaman CCTV di area SPBU, mengumpulkan barang bukti, serta memintai keterangan saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih memburu pelaku penganiayaan dan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada pihak berwajib.

Red T

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Konten dilindingi !!