Gianyar, Bali Radartempo.id – Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan oleh pengurus Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Gianyar untuk memperkuat jalinan persaudaraan di tengah masyarakat. Melalui kegiatan silaturahmi dan ta’aruf bersama Majelis Taklim Kalimatun Sawa’a, suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa dalam pertemuan yang digelar di Gedung Serba Guna Kalimatun Sawa’a, Desa Belega, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali, Kamis (05/03/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua LDNU Gianyar, Ustaz Syamsul Arifin, S.Ag., bersama jajaran pengurus LDNU. Turut hadir Ketua PCNU Gianyar H. Sukisno Suandi, S.H., didampingi Sekretaris PCNU H. Dimyati Syam. Kehadiran satu anggota Banser, I Nyoman Norman, juga menambah semarak sekaligus memperkuat nuansa kekeluargaan dalam kegiatan tersebut.
Acara silaturahmi ini merupakan bagian dari program kerja LDNU Gianyar masa khidmat 2025–2030. Kunjungan ke Majelis Taklim Kalimatun Sawa’a yang dipimpin Ustaz Toto Hery Widianto menjadi agenda penutup rangkaian safari silaturahmi LDNU selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan sholat Isya berjamaah yang dipimpin oleh Ustaz H. Hariyanto sebagai imam, kemudian dilanjutkan dengan sholat Tarawih berjamaah. Setelah ibadah, kegiatan berlanjut dengan tausiyah keagamaan, sesi ta’aruf antara pengurus LDNU dan jamaah majelis taklim, serta penyerahan bingkisan sembako barokah secara simbolis kepada perwakilan Majelis Taklim Kalimatun Sawa’a.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Syamsul Arifin menekankan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah sebagai fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, persaudaraan antar sesama muslim harus dibangun atas dasar cinta dan kasih sayang karena Allah SWT.
“Perbedaan yang ada di tengah masyarakat hendaknya menjadi kekuatan untuk saling menghargai, bukan justru menjadi penyebab perpecahan. Ukhuwah Islamiyah harus terus kita jaga,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa silaturahmi memiliki peran penting sebagai modal sosial dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah yang semakin mempererat hubungan antara jamaah Majelis Taklim Kalimatun Sawa’a, pengurus LDNU, serta masyarakat sekitar. Melalui kegiatan tersebut diharapkan nilai-nilai persatuan, toleransi, dan kebersamaan dapat terus tumbuh di tengah kehidupan bermasyarakat.
RED T












