BERITA UTAMADaerahHUKRIMTAGTNI POLRI

Senator Cantik Lia Istifhama Harap Kuota Beasiswa Kemenag Ditambah

×

Senator Cantik Lia Istifhama Harap Kuota Beasiswa Kemenag Ditambah

Share this article

RADARTEMPO.ID SURABAYA – Di tengah ramainya perbincangan soal alumni Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang berpeluang bekerja di luar negeri, Anggota DPD RI Dr. Lia Istifhama justru mendorong penguatan beasiswa di bawah Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag).

Menurut Lia, momentum polemik LPDP seharusnya menjadi refleksi bersama bahwa beasiswa negara adalah investasi jangka panjang untuk kepentingan bangsa. Karena itu, ia berharap kuota beasiswa Kemenag semakin ditingkatkan, khususnya bagi mahasiswa di perguruan tinggi keagamaan Islam.

“Saya berharap Kemenag RI makin meningkatkan kuota beasiswanya. Karena saya pernah merasakan menerima beasiswa sewaktu magister dan bantuan penyelesaian kuliah S3. Sehingga keduanya mengantarkan saya ke jenjang doktoral,” ujarnya.

Politisi yang akrab disapa Ning Lia itu mengaku pengalaman menerima beasiswa saat S2 dan bantuan penyelesaian pendidikan doktoral menjadi titik penting dalam perjalanan akademiknya.

“Keberkahan yang saya rasakan ini, tentu saya harapkan bisa juga dirasakan orang lain,” tambahnya.

Sebelumnya, Lia juga menegaskan bahwa penerima beasiswa negara, termasuk Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), seharusnya kembali dan mengabdi di dalam negeri setelah menyelesaikan studi.

“Namun setelah lulus, seharusnya fokus di dalam negeri dengan tujuan mewariskan ilmu dan semangat kepada generasi di bawahnya,” tegasnya.

Ia menilai dana LPDP yang bersumber dari keuangan negara harus kembali memberi manfaat bagi masyarakat Indonesia.

“Ketika impian meraih beasiswa tercapai, maka pulanglah. Dana yang digunakan berasal dari publik, sehingga manfaatnya harus kembali kepada publik,” ujarnya.

Ramai dibaca :  Musrenbang RKPD 2027 di Karang Penang, Wakil Bupati Sampang Tekankan Semangat Gotong Royong

Meski demikian, Lia mengakui bahwa pendidikan luar negeri memiliki peran penting dalam membentuk karakter mahasiswa Indonesia menjadi pribadi yang tangguh dan adaptif.

“Beasiswa LPDP adalah impian mahasiswa. Sangat wajar jika menimba ilmu dari pendidikan luar negeri untuk membentuk karakter yang struggle, adaptif sebagai minoritas di tengah mayoritas, dan inventif,” jelasnya.

Lia menambahkan, peningkatan kuota beasiswa Kemenag akan menjadi oase bagi perguruan tinggi di bawah naungan Kemenag maupun kampus berbasis Islam.

Menurutnya, pendidikan keagamaan memiliki posisi strategis dalam pembangunan bangsa.

“Bagaimanapun agama adalah pondasi negara Indonesia. Sehingga agama harus mendapatkan ruang istimewa,” tandasnya.

Bagi Lia, polemik LPDP seharusnya tidak hanya berhenti pada perdebatan soal bekerja di luar negeri, tetapi juga menjadi momentum memperkuat komitmen negara dalam memperluas akses pendidikan, terutama di lingkungan perguruan tinggi keagamaan.

ANIL

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Konten dilindingi !!