BERITA UTAMADaerahHUKRIMKesehatanKRIMINALOlahragaTAGUncategorized

SBY Dituding Jadi Dalang Isu Ijazah Palsu Jokowi, Roy Suryo Dukung Langkah Hukum Partai Demokrat

×

SBY Dituding Jadi Dalang Isu Ijazah Palsu Jokowi, Roy Suryo Dukung Langkah Hukum Partai Demokrat

Share this article

RADARTEMPO.ID – Pakar telematika Roy Suryo memberikan dukungan terhadap Partai Demokrat yang menempuh langkah hukum terkait tudingan terhadap Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang disebut sebagai dalang di balik isu ijazah palsu Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi).

Nama SBY dan partai yang dia dirikan sekaligus besarkan, Partai Demokrat, terseret dalam polemik keabsahan ijazah Jokowi, khususnya tentang ijazah S1 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Hal tersebut mencuat ketika relawan/loyalis Jokowi melontarkan isyarat bahwa pihak di balik tudingan ijazah palsu Jokowi adalah partai warna biru, yang mengarah ke Partai Demokrat.

Relawan tersebut adalah Sekretaris Jenderal (Sekjen Peradi Bersatu) Ade Darmawan, yang pernah memberikan clue atau pertanda mengenai siapa dalang sebenarnya di balik santernya isu ijazah.

“Siapa sih kira-kira dalangnya, saat ini saya berbaju apa? Itu mungkin salah satu clue yang bisa saya sampaikan,” kata Ade, Jumat (25/7/2025), dikutip dari tayangan di kanal YouTube Kompas TV.

Dalam acara tersebut, Ade mengenakan pakaian berwarna biru.

Sehingga, timbul spekulasi bahwa dalang yang dimaksud adalah Partai Biru, yang belakangan mengarah ke Partai Demokrat, yang juga erat dikaitkan lagi dengan petingginya, SBY.

Tudingan terhadap SBY sebagai dalang isu ijazah palsu Jokowi juga semakin mengemuka ketika muncul konten yang diunggah oleh akun media sosial TikTok, Sudhiro Wi Budhius M Piliang.

Ramai dibaca :  Arus Mudik Lancar dan Aman, Kapolres Pulang Pisau Tinjau Pelabuhan Bahaur

Sehingga, Partai Demokrat melayangkan somasi terhadap pemilik akun TikTok tersebut, beserta tiga akun YouTube lainnya pada Rabu (31/12/2025) lalu.

RED T

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Konten dilindingi !!