BERITA UTAMADaerahTNI POLRI

Pelaku 4 WNA Pencuri Emas di Surabaya Ditangkap

×

Pelaku 4 WNA Pencuri Emas di Surabaya Ditangkap

Share this article

Surabaya Radartempo.id – Empat warga negara asing (WNA) pelaku pencurian emas di Surabaya akhirnya berhasil ditangkap polisi. Komplotan tersebut diringkus Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya di sebuah hotel di Jakarta Pusat.

Keempat tersangka masing-masing berinisial Zara dan Yasmeen asal Pakistan, serta Maryam dan Fara asal Jordania. Mereka terlibat pencurian emas di sebuah toko emas kawasan Pacar Keling, Tambaksari, Surabaya, dengan total kerugian korban mencapai Rp 233 juta.

“Korbannya berinisial AN. Keempat tersangka kami amankan pada Rabu, 24 Desember 2025, di hotel wilayah Jakarta Pusat,” ujar Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Raditya Herlambang, Selasa (13/1/2026).

Dari hasil penyelidikan, para pelaku mencuri 52 perhiasan emas berupa kalung dan gelang dengan kadar 16 karat, dengan total berat sekitar 135 gram.

Modus dan Motif

Aksi pencurian terjadi pada Senin, 22 Januari 2025, sekitar pukul 14.30 WIB. Keempat pelaku datang ke toko emas dengan mengenakan jubah, kerudung, dan masker. Dua orang berpura-pura memilih perhiasan, sementara dua lainnya mengalihkan perhatian pelayan dengan bersikap emosional.

“Pelaku memecah konsentrasi pelayan dengan marah-marah dan meminta semua perhiasan dikeluarkan,” jelas Raditya.

Keterbatasan komunikasi bahasa dimanfaatkan pelaku untuk mengelabui pelayan toko. Seluruh perhiasan kemudian diletakkan di atas etalase. Setelah situasi dirasa aman, para pelaku meninggalkan toko secara tergesa-gesa. Dua pelaku sempat membeli anting bayi, namun menolak dibuatkan surat pembelian.

Ramai dibaca :  Berkontribusi Nyata Akpol 98 Dukung Pembentukan Perwira Polri yang Presisi

Kejanggalan baru disadari setelah para pelaku pergi. Saat dihitung ulang, puluhan perhiasan emas diketahui hilang. Aksi pencurian tersebut terekam jelas kamera CCTV toko.

Dari hasil pemeriksaan, polisi mengungkap motif ekonomi sebagai alasan utama para pelaku melakukan pencurian. Hingga kini, polisi memastikan tidak ada pelaku lain dan belum menerima laporan terkait kasus pencurian lain yang melibatkan komplotan tersebut.

Red

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Konten dilindingi !!