BERITA UTAMA

Musik Tradisional Madura Jadi Jembatan Solidaritas Korban Bencana Sumatera Digelar di Alun-Alun Trunojoyo Sampang

×

Musik Tradisional Madura Jadi Jembatan Solidaritas Korban Bencana Sumatera Digelar di Alun-Alun Trunojoyo Sampang

Share this article
Radartempo.id/Foto/Aksi solidaritas kemanusiaan ditunjukkan masyarakat Kabupaten Sampang melalui kegiatan galang dana yang dikemas dengan pertunjukan seni musik tradisional Daol Lanceng Torajeh, Lanceng Kajuk. Kegiatan tersebut digelar di Alun-Alun Trunojoyo Sampang

RADARTEMPO.ID Sampang Aksi solidaritas kemanusiaan ditunjukkan masyarakat Kabupaten Sampang melalui kegiatan galang dana yang dikemas dengan pertunjukan seni musik tradisional Daol Lanceng Torajeh, Lanceng Kajuk. Kegiatan tersebut digelar di Alun-Alun Trunojoyo Sampang dan diperuntukkan bagi para korban bencana alam di Sumatera, bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Karang Taruna Kabupaten Sampang. Sabtu 20 Desember 2025, malam.

Kegiatan kemanusiaan ini berlangsung pada malam hari dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat luas.

Ratusan warga tampak memadati area Alun-Alun untuk menyaksikan pertunjukan seni sekaligus berpartisipasi dalam penggalangan dana yang diselenggarakan oleh komunitas seni dan relawan sosial.

Galang dana tersebut diprakarsai oleh Paguyuban Combodug Sampang (PCS) dengan melibatkan para seniman Daol Lanceng Torajeh dan Lanceng Kajuk dari berbagai kelompok.

Selain sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana, kegiatan ini juga bertujuan melestarikan seni budaya lokal Madura agar tetap hidup di tengah masyarakat.

Ketua Paguyuban Combodug Sampang (PCS), Hadi Sutrisno, mengatakan bahwa kegiatan ini lahir dari rasa empati dan keprihatinan atas musibah bencana alam yang menimpa saudara-saudara kita di Sumatera.

Menurutnya, seni dapat menjadi media efektif untuk menggerakkan solidaritas sosial.

“Kami ingin menunjukkan bahwa masyarakat Sampang peduli. Melalui seni Daol Lanceng Torajeh dan Lanceng Kajuk, serta Karang Taruna, kami mengajak masyarakat berdonasi dengan cara yang positif, humanis, dan tetap menjaga nilai budaya,” ujar Hadi Sutrisno. Sabtu (20/12/2025) malam.

Ramai dibaca :  Polri Salurkan Bantuan dan Kerahkan Alat Berat untuk Percepat Pemulihan Banjir di Aceh Utara

Ia menjelaskan, seluruh hasil donasi yang terkumpul nantinya akan disalurkan melalui BAZNAS agar pendistribusian nya tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, bantuan yang diberikan benar-benar sampai kepada korban yang membutuhkan.

“Kami menggandeng BAZNAS supaya pengelolaan dan penyaluran dana lebih transparan dan profesional. Harapan, bantuan ini bisa meringankan beban para korban bencana,” tambahnya.

Selain menjadi ajang penggalangan dana, kegiatan ini juga menjadi ruang hiburan rakyat dan sarana mempererat kebersamaan antarwarga.

Masyarakat berharap kegiatan serupa dapat terus digelar, tidak hanya sebagai bentuk kepedulian sosial, tetapi juga sebagai upaya menjaga dan mengembangkan seni budaya lokal di Kabupaten Sampang.

Red T

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Konten dilindingi !!