JOMBANG – Perjalanan panjang dari Bandung hingga dipercaya memimpin institusi kepolisian di Kabupaten Jombang menjadi babak baru dalam perjalanan AKBP Dr. Yanto Mulyanto P., S.H., S.I.K., M.H., M.Si.
Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2008 tersebut resmi menjabat sebagai Kapolres Jombang, setelah serah terima jabatan yang dipimpin langsung Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., di Gedung Patuh Mapolda Jatim, Selasa (29/9/2026).
Yanto menggantikan AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR., yang sebelumnya menjabat Kapolres Jombang sejak 15 Januari 2025. Selanjutnya, AKBP Ardi mendapat amanah baru di Mabes Polri sebagai Kasubbaglekdikbangum Baglekdik Rodalpers SSDM Polri.
Bagi AKBP Yanto, jabatan Kapolres bukan sekadar pergantian posisi dalam struktur organisasi. Amanah tersebut menjadi kelanjutan dari perjalanan panjangnya, baik dalam pengabdian sebagai anggota Polri maupun dalam dunia pendidikan.
Menariknya, kepercayaan memimpin Polres Jombang datang tidak lama setelah dirinya menyelesaikan pendidikan doktoral di bidang ilmu hukum.
Pada 19 September 2026, Yanto resmi meraih gelar doktor ilmu hukum dari Universitas Islam Sultan Agung (Unissula). Hanya berselang sekitar sepuluh hari, ia menerima amanah baru sebagai Kapolres Jombang.
Perjalanan akademiknya pun terbilang panjang.
Setelah menyelesaikan pendidikan di SMAN 11 Bandung, Yanto menempuh pendidikan Akademi Kepolisian dan lulus pada 2008.
Ia kemudian menyelesaikan Magister Hukum di Universitas Islam Sultan Agung Semarang pada 2021. Dua tahun berikutnya, ia meraih gelar Magister Sains pada Program Studi Kajian Ilmu Kepolisian Universitas Airlangga Surabaya pada Agustus 2023 dengan predikat sangat memuaskan.
Tidak berhenti di sana, ia melanjutkan pendidikan Sespimmen Polri Angkatan 64 dan menyelesaikannya pada 2024. Dalam pendidikan tersebut, ia terpilih sebagai penyusun Naskah Strategis (Naskap) Terbaik di Kelompok Kerja (Pokji) 6.
Di tengah perjalanan pendidikan dan kedinasannya, Yanto juga mengukir sejumlah catatan dalam tugas kepolisian.
Sebelum menjadi Kapolres Jombang, ia dipercaya menjabat Kasubdit Regident Ditlantas Polda Jawa Timur.
Pada 2025, saat mengemban tugas tersebut, ia bersama jajarannya meraih tiga penghargaan nasional dari Korlantas Polri.
Penghargaan itu meliputi Juara 1 Pelaporan Administrasi Material Regident se-Indonesia periode Januari–September 2025, Juara 2 Setoran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tertinggi, serta Juara Harapan 3 Persentase Tonase Pengadaan PCHT Materiil Regident SBST tingkat Polri Tahun Anggaran 2025.
Sebelumnya, ketika menjabat Kasatlantas Polresta Sidoarjo, pengalaman di lapangan juga menjadi bagian dari perjalanan kariernya.
Sejumlah kasus tabrak lari yang menonjol di wilayah tersebut berhasil diungkap. Atas performa penanganan perkara tersebut, delapan personel mendapat penghargaan khusus.
Kini, pengalaman lapangan, pendidikan kepolisian, serta latar belakang akademik di bidang hukum bertemu dalam satu amanah baru di Kabupaten Jombang.
Di usianya yang masih relatif muda untuk sebuah jabatan pimpinan kewilayahan, AKBP Yanto Mulyanto membawa perjalanan yang mempertemukan antara tugas, pendidikan dan pengabdian.
Dari ruang kelas hingga lapangan, dari pendidikan kepolisian hingga gelar doktor, perjalanan itu kini bermuara di Jombang.
Sebagai Kapolres, tantangan berikutnya bukan lagi sekadar menambah deretan pencapaian pribadi, melainkan bagaimana pengalaman tersebut diterjemahkan menjadi pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat.
Jabatan itu pun menjadi ruang baru bagi Yanto untuk membuktikan bahwa pendidikan dan pengalaman pada akhirnya memiliki arti ketika mampu kembali kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan, perlindungan dan pengayoman.
(Anil)












