Ketua DPRD Batu Berharap, Persoalan Al-Hikmah dan Warga Desa Giripurno Bisa Terselesaikan
Kota Batu, Rapat kerja anggota DPRD komisi A+B melaksanakan audensi terkait sumber mata air dan fasum yang ada di dusun Sabarang Bendo. Yang di duga ada penutupan lahan oleh YLPI AL-Hikmah. Rapat audensi dihadiri Asosiasi Penyelamat Sumber Mata Air dan Fasum (APS MAF) warga Desa Giripurno berlangsung di ruang pimpinan dewan,pada Senin 8 Oktober 2025.
Rapat audensi yang di hadiri langsung dua komisi A+B, terdiri komisi A : Ketua Nurudin Muhammad Hanifah, Kamim Tohari, Bambang Sumarto, Farhan. Sedangkan dari komisi B: Ketua Asmadi, Didik Mahmud, Sujono Djonet, Sudiono dan Wildan. Dari
jajaran instansi Dinas Lingkungan Hidup, PUPR, Camat Bumiaji, Kepala Desa Giripurno,dan pengurus YLPI AL-Hikmah.
Rapat kerja terhormat itu,menurut pendapat dari Ketua DPRD Batu, HM,Didik Subiyanto,SH mengatakan, seharusnya rapat audensi yang dilaksanakan oleh anggota kami DPRD dari dua komisi A+B bersama para yang terundang sesuai harapan bersama bisa berjalan kondusif.
“Tetapi rapat sudah berjalan ditengah pembahasan materi permasalahan di wilayah dusun Sabrang Bendo, antara (APS MAF) dengan pihak perwakilan pengurus YLPI AL-Hikmah saling klaim kebenaran masing-masing. Terkait sumber mata air maupun Fasum sesuai keterangan Kades Giripurno di buku kerawangan / leter C desa masuk aset desa,”terang Ketua DPRD Didik Subiyanto,” pada Selasa (9/12/2025).
Rapat audensi seperti itu tujuannya cari solusi atau penyelesehat antara kedua pihak dengan cara dewasa, pikiran dingin, tanpa ada saling upat kebenaran. Karena anggota kami komisi A+B selaku fasilitator bukan pengambil kebijakan sesuai tugas dan fungsinya.
Maka kami sayangkan ketika rapat tersebut antara pihak (APSMAF) dan YLPI AL-Hikmah sampai terjadi bersih tegang saling klaim mau benar sendiri -sendiri. Kami bersama seluruh anggota dewan, sangat menampung aspirasi masyarakat apapun persoalannya kita sangat welcome (terbuka).
Seperti rapat audensi yang di fasilitasi teman komisi A+B mestinya pihak YLPI Al-Hikmah dan APSMAF bisa berjalan kondusif,lancar kepala dingin, tidak emosi untuk menyelesaikan masalah. Bukanya malah rapat tersebut memunculkan masalah baru.
“Karena Batu sudah mulai berkembang di sektor apapun, seperti dunia pendidikan juga mengalami kemajuan pesat baik di perkotaan maupun pedesaan. Hal ini terbukti banyak sekolah sekolah atau pondok pondok pesantren yang cukup berkelas. Tapi itu semua tentu ada simbiosis mutualisme, jika pendidikan maju pasti kemajuan di sektor apapun akan terangkat nmbaik ekonomi desa maupun perkotaan,”singkat Kaji Bianto panggilan akrabnya.
Kesempatan itu Kepala Desa Giripurno Suntoro ketika di konfirmasi langsung mengatakan, sebelum dilakukan audensi bersama anggota dewan dengan komisi A+B yang kedua kalinya.
“Sebelumnya Pemdes Giripurno sudah melakukan rapat koordinasi di Balai desa dengan pihak YLPI Al-Hikmah. Tetapi dari pihaknya yang hadir di kantor desa bukan pengurus yayasan AL- Hikmah, tapi selalu di wakilkan oleh Kepala Sekolah dan Wakil kepala sekolah saja,”terang Kades Suntoro.
Dari hasil koordinasi berulangkali di balai desa Giripurno belum menemukan solusi atau penyelesaian. Justru persoalan tersebut agak meruncing untuk dibawa ke audensi bersama DPRD Kota Batu. Setelah dilakukan audensi pertama pada tanggal 28 Oktober 2025, dari pihak AL-Hikmah tidak hadir.
“Tetapi kita selaku Pemdes tetap bersurat mengajukan audensi ke dua kalinya pada hari Senin 8 Desember 2025, dengan komisi A+B, akhirnya pihak Al-Hikmah hadir Ketua Yayasan dan di dampingi salah satu kuasa hukumnya pula. Sangat kami sayangkan rapat audensi itu tidak sesuai harapan, justru di tengah rapat itu ada suatu insiden kecil yang sepatutnya di kami harapkan,”terang Kades Suntoro.
Harapannya semoga persoalan ini akan menemukan solusi terbaik antara pihak AL-Hikmah dan Masyarakat dusun Sabrang Bendo. Agar situasi tetap kondusif tanpa terjadi ada pihak -pihak yang di rugikan. Semua itu tujuannya baik tetapi perlu ada koordinasi terus menerus demi kemajuan desa maupun Kota Batu secara umum.
Penulis : Toe
Editor. : Habib












