Pulang Pisau – Mengantisipasi potensi kecelakaan di jalur perairan selama musim mudik Lebaran 1447 H, jajaran Polres Pulang Pisau melalui Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) bersinergi dengan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) melakukan inspeksi mendadak (Sidak) kelaikan kapal feri penyeberangan, Selasa (10/03/2026).
Langkah proaktif ini dilakukan dengan menyisir sejumlah titik penyeberangan vital, di antaranya Dermaga Yundes dan Dermaga Gemini di wilayah Kabupaten Pulang Pisau. Petugas gabungan melakukan pemeriksaan menyeluruh (ramp check) untuk memastikan seluruh armada yang beroperasi dalam kondisi aman bagi penumpang.
Dalam sidak tersebut, aspek keselamatan menjadi poin utama pemeriksaan. Petugas mengecek secara detail ketersediaan alat keselamatan seperti pelampung (life jacket), alat pemadam api ringan (APAR), serta kelayakan mesin kapal. Selain itu, petugas juga memberikan peringatan keras terkait pembatasan muatan agar tidak terjadi overload yang dapat membahayakan stabilitas kapal di sungai.
Kasat Polairud Polres Pulang Pisau, AKP Widodo, S.E., menjelaskan bahwa pengecekan ini merupakan prosedur wajib sebagai bentuk perlindungan nyawa masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap armada feri yang melayani masyarakat dalam kondisi prima. Kami cek satu per satu, mulai dari mesin hingga ketersediaan life jacket. Jangan sampai ada kapal yang beroperasi dengan alat keselamatan yang tidak memadai atau sudah kedaluwarsa,” ujar AKP Widodo di lokasi pemeriksaan.
Lebih lanjut, AKP Widodo memberikan imbauan tegas kepada para nahkoda dan pemilik kapal feri agar tidak hanya mengejar keuntungan semata dengan memaksakan muatan melebihi kapasitas yang ditentukan.
“Keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama. Melalui koordinasi rutin dengan Disperkimhub, kami akan terus memantau aktivitas di dermaga hingga masa arus mudik dan balik Lebaran usai,” tambahnya.
Melalui upaya preventif ini, Polres Pulang Pisau berharap pelayanan transportasi air di Bumi Handep Hapakat dapat berjalan dengan aman dan lancar. Dengan kelaikan kapal yang terjaga, masyarakat diharapkan dapat menempuh perjalanan mudik dengan rasa nyaman dan terjamin keselamatannya hingga tujuan. (Humasrespulpis)












