BERITA UTAMADaerahHUKRIMKesehatanTAGTNI POLRI

Inovasi TAMAN Polres Pulpis: Cara Polisi Ajak Tahanan ‘Hijrah’ dan Menyadari Kesalahan

×

Inovasi TAMAN Polres Pulpis: Cara Polisi Ajak Tahanan ‘Hijrah’ dan Menyadari Kesalahan

Share this article

Pulang Pisau – Di balik jeruji besi Rumah Tahanan (Rutan) Polres Pulang Pisau, sebuah perubahan positif tengah diupayakan. Bukan sekadar tempat menjalani masa hukuman, Satuan Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti) Polres Pulang Pisau menyulap suasana sel menjadi ruang refleksi melalui inovasi TAMAN atau “Tahanan Beriman”, Senin (23/02/2026) pagi.

Program Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) ini menjadi cara humanis kepolisian untuk mengajak para tahanan melakukan ‘hijrah’ spiritual, memperbaiki diri, dan menyadari kesalahan masa lalu sebagai langkah awal menuju masa depan yang lebih baik.

Dalam kegiatan tersebut, anggota Sat Tahti memberikan tausiyah yang mendalam, mengajak para tahanan untuk tidak berlarut dalam penyesalan, melainkan menjadikannya sebagai momentum untuk bertaubat.

“Perbanyak berdoa, memohon ampun kepada Tuhan, dan bertobat untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi. Berusahalah untuk menjalani kehidupan yang lebih baik di masyarakat kelak kalau sudah selesai menjalani masa hukuman,” ujar petugas saat memberikan siraman rohani di hadapan para penghuni rutan.

Kapolres Pulang Pisau AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Tahti IPTU Tri Budiyantoro, menjelaskan bahwa tujuan utama inovasi TAMAN adalah agar para tahanan tidak menjadi residivis atau pengulang tindak pidana.

“Kami ingin para tahanan lebih taat beribadah. Harapannya, ketika sudah kembali ke masyarakat nanti, mereka menjadi pribadi yang lebih baik, religius, dan tidak lagi melanggar hukum,” jelas IPTU Tri.

Ramai dibaca :  Polres Tulungagung Siap Amankan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, 302 Personel Dikerahkan"

Program ini juga memberikan pemahaman agama yang intensif sebagai bahan introspeksi diri bagi para tahanan yang sedang berada di dalam ruang sel. Dengan pendekatan yang lembut namun tegas secara moral, Sat Tahti berharap ada perubahan karakter yang nyata dari para penghuni rutan.

“Melalui program TAMAN ini, kami berupaya menanamkan ilmu agama ke dalam hati penghuni Rutan. Kami berharap ini menjadi renungan bagi mereka, sehingga mereka benar-benar sadar dan memilih jalan kebaikan ke depannya,” tutupnya. (Humasrespulpis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Konten dilindingi !!