RADARTEMPO.ID SAMPANG Kamis (12/02/2026), tim Kemensos dari Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharjo Surakarta, unit pelaksana teknis di bawah Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial, mendatangi Wakiah dan tiga keluar tidak mampu yang berada di Jalan Rajawali Kelurahan Karang Dalem Kecamatan Sampang Kabupaten Sampang – Madura Jawa Timur.
Kedatangan tim Kemensos didampingi oleh Camat Sampang, Lurah Karang Dalam beserta beberapa stafnya dan pendamping Kesos Kabupaten Sampang serta tim Aliansi Wartawan Sampang (AWAS) melakukan asesmen lapangan guna memverifikasi data dan kebutuhan penerima.
Ya…mas
Kami dari tim Kemensos Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharjo Surakarta, unit pelaksana teknis di bawah Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial, datang ke ibuk Wakiah beserta tiga keluarga lainnya karena viralnya berita dari tim (AWAS) Aliansi Wartawan Sampang,”ungkap ibu Sri suarso.
“Kami menindaklanjuti tentang berita tentang Wakiah yang kehidupannya tidak mampu. Setelah kami turun langsung, keberadaan keempat keluarga ini terutama ibu Wakiah memang tidak mampu bahkan tempat tidurnya tidak layak ditempati karena tempat tinggalnya bekas kandang sapi yang kotor penuh dengan barang bekas,”ucapnya.
Terus terang setelah kami mengetahui keberadaannya Wakiah yang seharinya mengais rezeki mengumpulkan barang bekas (Rongsokan) tidur bersama tumpukan barang bekas (Rongsokan) tersebut dan bekas kandang sapi lagi.
Yang sangat memprihatikan lagi Wakiah dan anaknya, Ibrahim, belum memiliki identitas kependudukan yang lengkap bahkan anaknya putus sekolah waktu masa SMP. Sementara untuk proses pengurusan dokumen di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) saat ini sedang berjalan,“ujarnya Ibu Sri.
Sementara untuk bantuan ini kami berikan berdasarkan ketentuan administrasi, Kemensos memberikan bantuan awal (atensi) kepada dua penerima yang telah memenuhi syarat. Bantuan tersebut berupa perlengkapan kebersihan diri, nutrisi, dan kebutuhan dasar sehari-hari.
Kami memberikan atensi kepada dua ibu yang memenuhi syarat administrasi. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan dapat meringankan kebutuhan dasar,” ujarnya.
Kemensos juga meminta pemerintah daerah dan aparat setempat untuk aktif mendampingi proses administrasi Wakiah agar dapat segera memperoleh haknya sebagai warga negara.
“Kami mohon dukungan aparat setempat agar pendampingan terus dilakukan sampai identitas Ibu Wakiah dan anaknya selesai, sehingga ke depan dapat diusulkan menerima bantuan sesuai regulasi,” tambah Ibu Sri.
Terkait kemungkinan bantuan lanjutan, pihaknya menegaskan akan tetap berpedoman pada aturan yang berlaku. “Untuk bantuan lainnya, kami menunggu arahan pimpinan dan tetap mengikuti persyaratan yang telah ditetapkan,” tegasnya.
Sementara itu, salah satu penerima bantuan “Wakiah” menyampaikan rasa syukur atas perhatian pemerintah. “Alhamdulillah, saya senang dan berterima kasih atas bantuan ini,” ucapnya dengan nada lembut.
Ditempat yang sama ketua Aliansi Wartawan Sampang ( AWAS) Cak Jum bersama camat Sampang dan lurah Karangdalam mengapresiasi langkah cepat Kemensos yang turun langsung ke lapangan dan berikan langsung bantuan kepada penerima.
RED T












