BERITA UTAMADaerahKesehatanUncategorized

Ribuan Warga Mengungsi, Senator Cantik Lia Istifhama Ajak Doa Bersama untuk Aceh–Sumut–Sumbar

×

Ribuan Warga Mengungsi, Senator Cantik Lia Istifhama Ajak Doa Bersama untuk Aceh–Sumut–Sumbar

Share this article

Surabaya — Radartempo.id Rintik hujan yang tak kunjung berhenti mengubah wajah sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menjadi lautan air dan lumpur. Ribuan warga kini bermalam di tenda-tenda pengungsian, memeluk anak-anak mereka erat-erat demi mengusir dingin malam dan kecemasan yang tak henti-henti. Dalam kepedihan itu, doa menjadi satu-satunya kekuatan yang mereka genggam.

Di tengah suasana haru ini, Senator Cantik asal Jawa Timur, Lia Istifhama, yang juga akrab disapa Ning Senayan, mengajak masyarakat Indonesia mengirimkan doa terbaik bagi saudara-saudara di Sumatra.

“Semoga Allah memberikan kekuatan, keselamatan, dan ketabahan bagi seluruh korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” ucap Ning Lia dengan suara penuh empati.

Ning Lia menegaskan bahwa musibah ini bukan hanya milik daerah tertentu, tetapi luka bagi seluruh bangsa. Dari ribuan rumah yang luluh lantak, akses jalan terputus, hingga sekolah dan masjid terendam air, semua ini menjadi pengingat bahwa manusia tidak pernah sepenuhnya berkuasa di hadapan alam.

Namun di balik kesedihan, ia melihat cahaya harapan. Relawan terus berdatangan tanpa kenal lelah, masyarakat saling berbagi makanan meski terbatas, dan doa mengalir dari segala penjuru negeri.

“Ketika satu wilayah tertimpa bencana, seluruh Indonesia turut merasakan. Itulah kekuatan bangsa ini; kita tidak pernah meninggalkan saudara kita,” tutur putri KH Maskur Hasyim tersebut.

Ramai dibaca :  Satlantas Polres Pulang Pisau Gelar Patroli R4 di Jalur Rawan Laka

Ning Lia, peraih DetikJatim Award 2025 itu, mengajak masyarakat melihat bencana ini sebagai momentum untuk memperkuat kesadaran lingkungan dan kesiapsiagaan.

“Setiap musibah mengajarkan kita pentingnya menjaga bumi dan membangun mitigasi bencana yang lebih kuat. Ini saatnya Indonesia melangkah menuju masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.”

Ia menekankan bahwa transisi energi bukan hanya isu teknologi, melainkan wujud cinta untuk kehidupan generasi mendatang.

“Subsidi energi fosil perlahan harus diarahkan ke energi terbarukan seperti surya, angin, dan air. Kita ingin anak cucu mendapatkan bumi yang layak dihuni,” tegas Ning Senayan itu.

Sebagai keponakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Ning Lia mengajak seluruh masyarakat memperkuat solidaritas nasional.

“Mari kita doakan, bantu, dan menguatkan saudara-saudara kita di Sumatra. Duka mereka adalah duka kita, dan kebangkitan mereka adalah kebangkitan Indonesia.”

Menurut BMKG, Siklon Tropis Senyar yang terbentuk pada 26 November 2025 menjadi pemicu hujan ekstrem. Peneliti BRIN Erma Yulihastin menyebut fenomena ini sebagai kejadian langka di wilayah khatulistiwa, sementara Walhi menilai kerusakan lingkungan memperburuk dampaknya. BNPB mencatat kenaikan signifikan bencana hidrometeorologi dalam beberapa tahun terakhir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Konten dilindingi !!