Radartempo.id — SURABAYA Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Madura Indonesia (AMI), Baihaki Akbar, S.E., S.H., menggelar selamatan dan doa bersama atas khitanan putranya, Muhammad King Hafiz Akbar, di kawasan Lapangan Surabaya Expo Center (SUBEC) Kusuma Bangsa, Surabaya, Rabu (23/9/2026) malam.
Acara tersebut dihadiri keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pengurus dan anggota AMI. Selamatan menjadi rangkaian awal sebelum puncak perayaan khitanan Muhammad King Hafiz Akbar yang dijadwalkan berlangsung di lokasi yang sama, Kamis (24/9/2026).
Dalam sambutannya, Baihaki menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada para tamu yang hadir dan memberikan doa restu bagi putranya.
“Malam ini kami menggelar selamatan secara kebersamaan dalam bentuk kekeluargaan untuk memohon ridho Allah SWT. Kami berharap prosesi khitanan anak kami, Muhammad King Hafiz Akbar, membawa berkah serta ia tumbuh menjadi anak yang saleh, berbakti kepada orang tua, agama, serta berguna bagi bangsa dan negara,” ujar Baihaki.
Rangkaian kegiatan diawali pembacaan Surat Al-Fatihah, lantunan ayat suci Al-Qur’an, dan dzikir. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama serta ramah tamah dalam suasana khusyuk dan khidmat.
Selain sebagai bentuk rasa syukur keluarga, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antara keluarga besar AMI dan berbagai elemen masyarakat di Surabaya.
Pantauan Radartempo.id, kawasan Lapangan SUBEC tampak dihiasi ratusan karangan bunga ucapan selamat dari sejumlah pejabat publik, tokoh organisasi, serta kolega Baihaki Akbar dari berbagai kalangan.
Puncak perayaan khitanan Muhammad King Hafiz Akbar dijadwalkan digelar pada Kamis (24/9/2026). Persiapan teknis di lokasi disebut telah rampung untuk menyambut para tamu undangan yang diperkirakan hadir sejak pagi hingga malam.
Usai selamatan, rangkaian kegiatan mellek’an turut digelar. Acara berlangsung semakin semarak dengan penampilan tiga DJ perempuan yang mengiringi kegiatan dengan musik.
Baihaki Akbar berharap kegiatan tersebut tetap berlangsung kondusif serta tidak mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Saya harap dalam acara mellek’an ini tetap menjaga nama baik, jangan sampai ricuh. Selamat menikmati dan selamat bersenang-senang,” pungkasnya.












