BERITA UTAMAHUKRIMPeristiwaTAG

Kasus Dugaan Pencurian Kabel Telkom Surabaya Belum Tuntas, Publik Desak Polrestabes Ungkap Tersangka

×

Kasus Dugaan Pencurian Kabel Telkom Surabaya Belum Tuntas, Publik Desak Polrestabes Ungkap Tersangka

Share this article

Radartempo.id — Surabaya Penanganan dugaan kasus pencurian kabel Telkom di kawasan Rungkut Industri II dan Jemursari, Surabaya, kembali menjadi sorotan. Beberapa bulan setelah kasus tersebut mencuat, hingga kini belum ada informasi resmi mengenai penetapan tersangka maupun perkembangan signifikan dalam proses penyidikan.

Sorotan publik semakin menguat menjelang pergantian jabatan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya dari AKBP Edy Herwiyanto kepada AKBP David Manurung. Masyarakat berharap pergantian pejabat tidak menghambat proses hukum dan penyidikan tetap berjalan secara profesional, transparan, serta memberikan kepastian hukum.

“Masyarakat menginginkan kepastian hukum. Siapa pun yang diduga terlibat harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku tanpa pandang bulu,” ujar H. Wawan.

Menurutnya, lambatnya perkembangan penyidikan memunculkan pertanyaan mengenai kendala yang dihadapi penyidik. Ia berharap AKBP Edy Herwiyanto dapat menuntaskan penanganan perkara sebelum berpindah tugas, sementara kepada AKBP David Manurung diharapkan memberikan perhatian khusus agar seluruh fakta hukum dapat terungkap sesuai prosedur yang berlaku.

Sorotan tersebut juga merujuk pada pernyataan sebelumnya dari pihak PT PRM melalui Sholahudin Al Ayyubi yang menyebut aktivitas penarikan kabel yang menjadi perhatian publik bukan merupakan pekerjaan resmi PT PRM. Selain itu, perusahaan disebut sedang dalam status hold, sehingga aktivitas tersebut dinilai bukan bagian dari pekerjaan resmi perusahaan.

Di sisi lain, publik juga menaruh perhatian kepada PT Telkom Indonesia sebagai pemilik aset jaringan telekomunikasi. Masyarakat menilai perlindungan terhadap aset negara tersebut perlu diperkuat mengingat dugaan pencurian kabel tembaga Telkom masih berulang dan dinilai belum tertangani secara optimal.

Ramai dibaca :  Senator Lia Istifhama, BBM Subsidi Tak Naik Saat Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar? Bagaimana Strategi Pemerintah Menjaga APBN Tetap Aman

Karena itu, masyarakat meminta Direktur Utama PT Telkom Indonesia, Dian Siswarini, memberikan perhatian serius terhadap pengamanan aset perusahaan dengan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan jaringan serta mekanisme penanganan dugaan pencurian kabel, khususnya di wilayah Surabaya. Langkah tersebut diharapkan mampu mencegah kejadian serupa sekaligus meminimalkan potensi kerugian bagi perusahaan, negara, dan masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi terbaru dari penyidik Polrestabes Surabaya mengenai perkembangan penyidikan perkara tersebut, termasuk terkait penetapan tersangka maupun tahapan proses hukum yang sedang berjalan. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan akan memperbarui pemberitaan apabila terdapat penjelasan resmi dari pihak kepolisian maupun pihak-pihak terkait.

 

Moch.fuad

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Konten dilindingi !!