RADARTEMPO.ID JAKARTA – Momentum bulan suci Ramadan dimaknai secara mendalam oleh Pengurus Besar Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB IKA PMII) dengan menggelar doa bersama untuk keselamatan bangsa dalam rangka Rapat Pleno PB IKA PMII periode 2025–2030.
Kegiatan yang akan berlangsung pada Sabtu, 7 Maret 2026 di Luxury Inn Arion Hotel, Jakarta, ini menjadi ruang spiritual sekaligus refleksi kebangsaan bagi para alumni PMII dari berbagai daerah.
Bendahara Umum PB IKA PMII, Dr. Lia Istifhama, S.Sos., S.Sos.I., S.HI., M.E.I, menilai bulan Ramadan adalah waktu yang sangat tepat untuk memperkuat doa dan kebersamaan demi kebaikan bangsa.
Menurut Lia, di tengah berbagai tantangan sosial, ekonomi, hingga dinamika global, bangsa Indonesia memerlukan kekuatan lahir dan batin. Karena itu, doa bersama tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga bentuk ikhtiar spiritual agar Indonesia senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT.
“Ramadan adalah bulan penuh rahmat dan pengampunan. Melalui doa bersama ini, kami berharap seluruh elemen bangsa diberikan keselamatan, persatuan, dan keberkahan dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Lia.
Tokoh perempuan Nahdliyin tersebut juga mengajak para alumni PMII untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat nilai-nilai kebangsaan, persaudaraan, serta kepedulian sosial kepada masyarakat.
Rapat pleno PB IKA PMII ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh organisasi, di antaranya Ketua Majelis Pertimbangan Drs. H. Akhmad Muqowam, Ketua Majelis Pakar Prof. H. Abdurrahman Mas’ud, M.A., Ph.D, Sekretaris Jenderal H. Sudarto SM, S.Pd.I., M.M, serta Ketua Umum H. Slamet Ariyadi, S.Psi., M.Sos.
Melalui kegiatan doa bersama di bulan Ramadan ini, PB IKA PMII berharap semangat spiritual para alumni semakin kuat dalam memberikan kontribusi nyata bagi bangsa, menjaga persatuan, serta menghadirkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin dalam kehidupan bermasyarakat.
EDITOR: ANIL












